Lampu tidur di sudut kamar Kembang berpendar temaram, menyiram ruangan itu dengan cahaya kuning yang hangat. Kembang duduk bersandar di kepala ranjang. Wanita itu mengenakan slip dress satin berwarna merah marun dengan tali tipis yang kontras dengan kulit bahunya yang bersih. Ia sedang melamun, memilin ujung selimutnya, masih terbayang wajah pria di kursi roda dalam gambar Adel tadi. Pintu kamar diketuk pelan. Tanpa menunggu si empunya kamar manjawab benda kayu itu terbuka. Raja masuk dengan kemeja yang sudah dilepas kancing atasnya dan lengan yang digulung sampai siku. Wajahnya tampak lelah, garis-garis tegas di keningnya tidak bisa disembunyikan. "Kenapa belum tidur?" tanya Raja pelan. Suaranya berat, khas orang yang sudah bicara seharian. Kembang tersentak kecil, lalu memaksakan sebu

