Perjalanan menuju kediaman Choki memang cukup jauh untuk ditempuh, dan ditengah perjalanan yang tengah mereka lalui, bayi Dhimas mulai rewel dan merengek hingga membuat mereka yanh ada di sana cukup kebingungan karenanya, “kenapa dengannya Ya?” tanya Choki menoleh menatap Raya yang kini dengan raut panik dan cemasnya menatap Choki seraya berucap, “dia lapar, dan popoknya juga udah penuh” sahut Raya dengan nada keluhnya, ya … ia mengeluh bukan karena ia tidak suka, namun ia mengeluh karena cemas dan khawatir, “emang popok yang lain udah habis gitu??” tanya Nauval di sana, dan hal itu diberi anggukan oleh Raya seraya menambahkan dengan berucap, “susunya juga udah abis, kasian dia … kelaparan” jelas Raya memeluk sayang dan mencup-cupi bayi Dhimas agar tenang, namun … seorang bayi hany

