-10.4-

1672 Kata

Pagi itu, tepat pukul tujuh dua puluh menit dan posisi mereka saat ini masih berada di jalan tol dan hal itu tentu membuat Choki mau tidak mau melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, karena ia merasa bahwa ia tidak boleh lagi menyia-nyiakan siapa pun, dan kepergian Haris juga tidak boleh di sia-siakan begitu saja. Ia harus menepati janjinya untuk selalu menjaga Shiren. “berapa jauh lagi Ki?!” tanya Edwin yang kala itu memeluk Shiren yang masih terisak meski air matanya sudah tidak bisa lagi keluar, mendengar pertanyaan itu membuat Choki menggelengkan kepalanya dan berucap, “semoga kita sampai tepat waktu” sambung Choki menanggapi pertanyaan dari Edwin, mendengar jawaban itu membuat Raya menoleh menatap jam mobil yang kini menunjukkan pukul 07.25 menit, dan itu lima menit lagi sebelu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN