ma-bo 25

1341 Kata

malam telah larut dan jalanan pun terlihat lengang, hanya tinggal beberapa kendaraan yang berlalu lalang, dan jelas tujuan mereka adalah rumah, tempat melepas penat karena padatnya aktifitas hari ini. begitupun dengan Marel yang kini mengendarai motornya dengan kecepatan sedang, pikirannya melayang jauh, ia tak bisa fokus dalam mengendarai kendaraan beroda dua itu. tak jarang Marcel sering limbung dan beberapa kali hampir terjatuh. "astagfirullah" uapan itu keluar begitu saja tatkala seekor kucing hitam menyebrang jalan sembarang membuatnya oleng dan hampir saja terjatuh. Tak ingin mengalami hal yang lebih berbahaya lagi akhirnya Marcel memutuskan berhenti di sebuah kedai, mungkin menenangkan pikirannya adalah keputusan yang tepat demi keselamatan dirinya. dengan wajah lebam, ia masuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN