Jose melangkah keruang tengah di Apartemen temannya setelah kembali dari kamar kecil. Ia mendudukkan dirinya di sofa yang ada di ruang tengah. "kenapa kau berbohong?" tanya pria itu sesaat setelah Jose tiba dan duduk. "Kau membaca pesan kami?!" tanya Jose dengan suara tinggi, tak terima karena privasinya telah diganggu. Theo- pria itu dengan santai mengangguk. "kau sendiri yang meninggalkan ponselmu yang tidak terkunci, terlebih gambar gadis itu menarik atensiku." sahut Theo tenang, namun mempu membuat Jose menggeram kesal. Jose mengambil alih ponselnya lalu duduk disebelah Theo. "kau belum menjawab pertanyaanku, Jo."ingat Theo. Jose memang lebih suka dipanggil Jose atau Jo, namun nama- nama itu ia beritahu untuk teman terdekatnya saja, untuk yang ia anggap sudah lebih dari teman at

