**** Anne saat ini mengenakan pakaian tipis berbahan satin yang dibalut dengan long cardigan. Kakinya melangkah mendekati pria yang tengah menyesap wine di sebuah sofa mewah dengan elegan. Pria itu tersenyum miring saat melihat menyadari kehadiran gadisnya yang baru saja bangun dari tidurnya, ia membuka kakinya, memberi kode agar Anne duduk diantara pahanya. Anne pun menurutinya dengan duduk diantara paha pria yang hanya mengenakan celana dalam dan hanya ditutupi bathrobe abu-abu itu. Jose—memeluk Anne dan melesakkan kepalanya diantara leher Anne . “Tidurmu nyenyak, tuan Putri ?” tanyanya. Anne mengangguk, “hmm, berkatmu.” sindirnya dengan nada kesal. Mata Anne melihat keadaan sekitar hingga pandangannya jatuh pada pemandangan yang terpampang dari dinding kaca dihadapan mereka. Hotel

