Tata tengah duduk di depan kaca besar, berbagai alat make up dilukiskan ke wajah cantiknya, Tata tidak menyangka hari ini benar-benar tiba. Hari di mana dia akan menyerahkan seluruh hidupnya kepada seseorang yang bahkan belum pernah Tata temui dan Tata kenal. Tiba-tiba Tata teringat Brian “Brian I miss you, “Lirih Tata, hampir saja air mata turun membasahi pipinya tapi dengan sekuat tenaga Tata menahannya. Terdengar bunyi pintu di buka. "Oh sayang you beautyful.!sangat-sangat cantik." ucap Dina sambil memeluk Tata tidak kuasa Dina menahan tangisnya, Dina sudah menganggap Tata seperti anak nya sendiri. "Aaahh Tante jangan menangis Tata kan ikutan sedih." rengek Tata. "Ini air mata bahagia sayang." Fero pun datang. "Ayo sayang calon suamimu sudah menunggu di sana. Apa kau siap?" uca

