Semakin kakinya melangkah, tapi semakin Rani penasaran pula. Masalahnya, tato pada bahu Bayu itu terukir dengan sangat jelas. Ya ... selama ini Rani hanya tahu kalau Kakaknya ini adalah mantan narapidana dan mungkin mantan orang jahat juga. Tapi ia tidak pernah tahu, ada silsilah cerita apa di dalam hidup pria itu. "Tanya, jangan? Tanya, jangan?" Gadis itu bertanya-tanya dalam hati. Haruskah ia bertanya perihal tato itu dan menuntaskan rasa penasarannya? "Hey!" Bayu mengusap wajah Rani tanpa permisi, hingga membuat gadis itu agak terkejut. "Ihhh, apa Mas Bayu!" tegur gadis itu. "Kamu kenapa malah melamun? Disini banyak batu, pinggiran jalan kita ini sawah. Kamu mau, salah melangkah dan tercebur ke dalam lumpur sawah itu?" ujar Bayu mengingatkan. Saat ini Rani dan Bayu sudah berada di

