Tersadar jika semua masih sama seperti 2 hari lalu, Xander bangun dari tidur dan mendapati kamar tetap saja sepi. Gisha tidak ada di sampingnya, dia hendak melakukan panggilan. Tetapi urung, Xander tahu jika Gisha tidak akan menjawab panggilan nya. "Udah bangun?" Suara itu, sontak membuat Xander terfokus pada arah jendela di mana gorden belum dibuka. "Frada, ngapain di sini?" "Cuma mampir, enggak taunya si Bos satu ini masih santai di kasur." jawab Frada langsung membuka tirai. Xander masih belum sepenuhnya semangat, dia kembali merebahkan diri setengah bangun di punggung ranjang. "Kita kan enggak ada urusan, buat apa mampir segala?" "Hei," Frada menyibakkan selimut yang membungkus tubuh Xander. "Bangun, ayo temenin aku ke rumah Neneknya Ibel!" "Apa?" kedua mata Xander langsung terbu

