71st Floor

1020 Kata

            “Aku kasihan padamu tapi aku tidak bisa menolongmu. Maaf ya...” Prem menggumam pelan agar tidak terdengar yang lainnya yang ternyata sedang tertidur lelap.             “Sakit...”             Natchaya akhirnya bersuara hingga Prem langsung memandangnya. Suara anak itu serak karena ia tidak minum dari semalam. Prem langsung berdiri dan mengambilkan sebotol air minum untuknya. Ia membukakan botol itu dan langsung membantu Natchaya untuk meneguknya. Gadis kecil itu minum seperti orang yang tidak minum berhari-hari.             Setelah menegak habis botol air itu, Natchaya memandang Prem lagi. Ia bisa merasakan pria itu tidak jahat padanya. Ia memandangnya dengan tatapan memelas dan mengulurkan tangannya yang terikat sembari berjengit beberapa kali.        

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN