Walaupun masih kecil, Natchaya mengerti bahasa Inggris. Ia paham apa yang dikatakan mereka walaupun ia bingung bagaimana cara mengatakannya. Setiap hari saat dia berangkat sekolah ia selalu melewati daerah warga asing dan mendengar mereka bercakap-cakap. Ia mencari tahu artinya setelah menghapal apa yang dikatakan mereka dan perlahan-lahan ia paham dengan sendirinya. “Bagaimana dengan bayarannya, Alec ?” tanya Suchart langsung pada intinya. Alec langsung berpaling dari Natchaya dan ia berdiri lagi di depan Suchart. “Seratus ribu baht.” jawabnya santai. Mata Suchart langsung membelalak mendengarnya, “Apa seratus ribu baht ??? Kau gila ! Aku memberikanmu anak yang cantik dan sehat seperti ini ! Harusnya lima ratus ribu

