Jevian 114

2732 Kata

Udara di kamar terasa kental, lembap oleh kehangatan yang baru saja menyelimuti. Cahaya temaram dari lampu tidur membingkai siluet Clara yang bergerak anggun di depan cermin, jari-jemarinya mengurai ikatan gaun pengantin yang baru saja ia lepaskan. Kain satin putih meluncur ke lantai, membentuk genangan lembut di sekeliling kakinya. Jevian berdiri di ambang pintu kamar mandi, napasnya tertahan, matanya terpaku pada punggung telanjang yang perlahan tersingkap. Kulitnya seputih gading, mulus tanpa cela, dan lekuk pinggangnya melengkung indah, mengundang sentuhan. Clara membalikkan badan, gaunnya kini hanya menutupi bagian depan, memperlihatkan bahu dan tulang selangka yang ramping. Pandangan mereka bertemu di pantulan cermin. Sebuah senyum tipis terukirg di bibut Clara, ada rona merah muda y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN