Jevian 113

869 Kata

Malam itu, suasana di dalam suite terasa begitu tenang. Lampu-lampu temaram sudah dinyalakan, menciptakan cahaya hangat yang menyelimuti seluruh ruangan. Clara baru saja selesai membersihkan diri dan kini berdyiri di depan cermin, mengenakan gaun rumah berwarna lembut yang nyaman. Rambutnya dibiarkan tergerai, masih sedikit lembap, membuat aroma sampo samar tercium di udara. Ia melangkah keluar kamar mandi dan langsung melihat Jevian berdiri di dekat pintu balkon yang terbuka. Angin malam Turki berhembus masuk perlahan, menggerakkan tirai tipis. Jevian tampak santai, kemeja yang dikenakannya tidak terlalu formal, lengan digulung rapi. Di taungannya ada ponsel yang baru saja ia letakkan di meja. “Kamu nggak capek?” tanya Clara sambil mendekat. Jevian menoleh dan menggeleng pelan. “Masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN