23. Aku Mencintaimu, Seina

1026 Kata

Pukul lima pagi Seina dan Diana sudah sampai di stasiun. Sambil menunggu kereta tiba, keduanya membeli sarapan di sana. "Kamu yakin mau kembali ke Surabaya, sendiri?" tanya Seina memastikan. Ya, Seina mengantar Diana ke stasiun karena dia merasa iba ke wanita yang ada di depannya itu. "Iya, kamu tenang saja aku pulang ke kampung halamanku sendiri. Aku malah takut ke Jakarta sendiri karena aku tidak punya kenalan sama sekali." "Kan ada Darel," sahut Seina. Diana tertunduk lesu, dia tak berani mengungkapkan apa yang dilakukan Darel kepadanya. Bahkan Diana merasa tak enak hati karena tak pernah di anggap kehadirannya. “Terima kasih Seina. Tolong jangan beri tahu Darel kalau kamu mengantarkan aku ke stasiun. Bahkan kamu juga mengijinkan aku menginap di rumahmu. Aku ingin dia menyesal ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN