Hari sabtu malam, Regal benar benar menjemput Ayla untuk pergi ke Puncak sesuai rencana awal mereka. Pukul sebelas malam Regal sudah berada di depan rumah Ayla, hingga cewek itu keluar seraya memakai celana jeans panjang dan jaket berwarna navy, serta sling bag yang menyamping di bahunya. Mereka akan melakukan perjalanan PP alias pulang pergi, dengan berangkat pada malam hari untuk menyaksikan sunrise di Puncak, lalu akan turun kembali pada pagi hari. “Gue masuk dulu kali, ya? Izin sama nyokap lo,” kata Regal seraya hendak turun dari motornya, untuk berpamitan dengan ibu Ayla, karena merasa tidak enak membawa anak gadisnya begitu saja. “Gak usah.” Ayla langsung naik ke boncengan motor Regal, pertanda ia tidak mengizinkan Regal masuk ke dalam. “Gue udah bilang.” Kata Ayla lagi, melanj

