Suasana di warpat semakin pagi semakin ramai. Warna langit yang semula hitam pekat, perlahan berwarna kuning keemas an seiring dengan terbitnya matahari pagi yang membuat pemandangan khas dataran tinggi kini mulai tampak. Warna hijau mendominasi perkebunan teh yang mengelilingi area tersebut, perkebunan susun yang terlihat tertutup sedikit kabut di pagi hari. Ayla menatap hamparan pemandangan tersebut dengan rasa kagum, saat masih duduk di salah satu meja yang berada di warung tersebut. Udara dingin khas pagi hari terasa menusuk kulit, hingga membuat Ayla berkali kali merapatkan jaketnya. Ia bahkan sudah memesan bandrek ke sekian sejak malam menginjakan kaki ke tempat ini, demi menghangatkan tubuhnya yang tidak terlalu kuat dengan udara dingin. Regal yang melihat ekspresi Ayla yang ter

