Part 21

1519 Kata

Rista merasakan ingin sekali buang air kecil, padahal Ari sudah menunggunya di tempat parkir. Jam kerja hari ini sudah berakhir, maka Rista harus mencari toilet terdekat. "Lega sekali," ucap Rista saat menemukan toilet, toilet khusus staf. Namun, bisa dipakai siapapun jika kondisinya sangat genting seperti Rista tadi. Rista berdiri di depan wastafel setelah keluar dari bilik, ia mencuci mukanya yang tampak kucel setelah seharian bekerja. Seorang wanita yang juga baru saja keluar dari bilik toilet, berdiri di samping Rista. Ikut berkaca. Ia memandang rendah ke arah Rista yang hanya memakai seragam kerja karyawan biasa, berbeda dengan dirinya yang mengenakan pakaian sexy dan polesan wajah yang berlebih. "Aku tak habis pikir, kenapa pria sekelas Ari bisa memilihmu menjadi istrinya," ucap w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN