Episode 18

1857 Kata

"Dari mana kamu!" Suara itu menyentak telinga Sita, wanita itu baru sampai di rumah sang mertua selepas adzan maghrib berkumandang. Ia yang akan mengangkat Angga yang tertidur di car seatnya, tak menyadari jika Ardi telah berdiri di belakangnya. Lelaki itu bersedekap, menatap garang ke arah istrina yang ia anggap pergi tak ingat waktu apalagi mengajak putra mereka yang baru berusia enam bulan itu. "Mas," Sita menoleh, nyalinya menciut melihat Ardi. Ia salah tingkah. "Aku, dari rumah Mama," bohong Sita. Ardi segera mengambil alih Angga dari Sita, menggendongnya masuk ke dalam rumah tanpa berucap apapun lagi. Sita dengan langkah lebarnya mengikuti dari belakang, ia melewati Tari begitu saja karena fokusnya pada Ardi yang menaiki anak tangga menuju ke kamar mereka. Lelaki itu merapikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN