Episode 17

1204 Kata

Melihat suaminya pergi dari rumah, Sita segera bersiap. Ia juga akan pergi bertemu dengan Dira, setelah memastikan Ardi sudah tidak di rumah lagi. Sita mengambil tasnya yang berada di dalam lemari berjejer dengan koleksi tas mahal lainnya. Bibir Sita mencebik ketika mendengar tangisan Angga, bayi itu merengek karena haus. Untung saja Sita tadi sudah menyiapkan ASI nya yang sudah ia hangatkan, jadi Sita tak perlu repot-repot menyusui putranya secara langsung. Malas sekali rasanya Sita jika harus membuka kembali bajunya yang sudah rapi. "Cepetan ya, Mama sudah ada janji," gerutu Sita menyumpalkan dot ke bibir mungil Angga, dengan tergesa bayi itu menyedotnya. Untunglah hari ini Angga menjadi anak penurut, tidak lama botol s**u itu sudah habis membuat Sita bernapas lega. Segera Sita mengg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN