Kisah Arista 30 Ardi mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia ingin cepat sampai di rumah sang pujaan hati. Sesekali u*****n keluar dari mulutnya, sembari tangannya memegangi pipi yang terasa nyeri akibat ulah saudara kembarnya itu. "Sial!" itulah kata-kata yang terus berulang sepanjang perjalanan. Ardi merasa kesal dengan sang ibu yang terkesan lebih membela saudara kembarnya daripada dirinya, jelas-jelas Ari dulu yang bertindak tidak sopan di rumahnya. Apalagi ia melihat lelaki itu sedang bermesraan dengan istrinya di kamar pribadi miliknya, kurang ajar sekali bukan? "w************n, cocok dengan lelaki murahan!" ucap Ardi. Menurutnya, istri dan saudaranya sama saja, tidak tahu diri! Ardi memarkirkan mobilnya saat sampai di depan rumah Dira, ia segera masuk karena pintu pag

