Ada kegamangan saat Rista menginjakkan kakinya tepat di depan gerbang, ada perasaan tidak enak melingkupi hatinya. "Kenapa?" tanya Ari yang memperhatikan ada raut tak biasa diwajah sang istri. "Perasaanku tidak enak." "Kamu sakit? Kita izin pulang saja ya?" "Bukan itu, Mas." "Lalu?" "Pokoknya tidak enak." Ari mengusap lembut kepala Rista. "Berdoa, agar semua baik-baik saja." "Iya, Mas," lirih Rista. Meski berat, Rista melangkahkan kaki menuju area kerjanya. "Ingat, berpikir positif. Jangan lupa berdoa, semangat!" pesan Ari saat mereka akan berpisah di persimpangan jalan antara menuju ruang kerja Ari dan area kerja Rista. "Iya, Mas juga. Semangat." Senyum tersungging diwajah wanita itu, senyum yang seolah menandakan semua baik-baik saja. Padahal dihatinya tetap saja ada rasa was-w

