Genggaman erat jemari kedua sepasang suami istri, mengiringi mereka keluar dari pabrik. Tidak ada lagi rasa sungkan jika ada yang melihat mereka seperti ini, sesekali Ari mengayunkan genggaman itu, juga ia bawa ke bibirnya. "Mas." Cepat Rista menurunkan tangannya. "Sedikit saja.'" Kekehan terdengar dari mulut Ari. Rista dan Ari hendak makan siang di luar, sengaja Ari tak membolehkan Rista masak tadi pagi. Ari mengatakan jika ia ingin makan siang dengan mie ayam yang berada di sebelah kanan pintu gerbang pabrik. "Mas, aku mau pipis," bisik Rista, tinggal beberapa langkah lagi mereka sampai di gerbang. Ari menghela napasnya, selalu saja istrinya seperti itu. "Ya sudah, sana ke toilet. Kamu biasa nahan pipis ya?" Rista mengangguk, lalu ia tersenyum lebar. "Jangan dibiasakan, jadi penyak

