Episode 11

9945 Kata

  Selama dua hari itu Farel sibuk membereskan masalah di perusahaan dan pabriknya. Perusahaannya benar-benar gulung tikar karena habis buat membayar denda dan membayar ganti rugi. Kini Farel tengah duduk di teras belakang dekat kolam renang dengan memijit pangkal hidungnya. Tak lama Claudya datang dengan hanya memakai kemeja putih milik Farel dan memeluk Farel dari belakang. Cup…Claudya mengecup pipi Farel yang terlihat lelah. "Jangan terlalu di pikirkan" ujar Claudya dengan lembut Farel melepas pelukan Claudya dan berbalik kearah Claudya. Claudya tersenyum menatap Farel, Farel terlihat berkaca-kaca menatap Claudya. "Maafkan aku" gumam Farel, tanpa terasa setetes air matanya luruh membasahi pipi. "Kamu bilang apa sih" Claudya menghapus air mata Farel. "Maaf karena aku membawamu dan ca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN