Semua orang tidak menyangka, akan ada waktu di mana Opa akhirnya menyerah dengan Papa. Lelaki sepuh itu kini berdiri di balik jendela, menatap mobil hitam yang pergi ke luar gerbang membawa putra dan cucu-cucunya yang lain. Di dalam sorot mata beliau, ada kompleksitas yang saling bertumpuk. Siapa yang bisa mengira akhirnya ia melepaskan kepergian Azrial? Satu-satunya putra yang ia miliki dengan Annie, istrinya. "Pa." "Opa!" Lilith dan Oma masuk bersama, menatap ekspresi Opa yang sangat rumit. "Duduklah!" Opa menunjuk sofa panjang, mempersilakan istri dan cucunya duduk agar lebih nyaman. Beliau menduga mereka berdua pasti akan membahas keputusannya. "Opa yakin mengambil keputusan ini?"Oma bersuara, untuk pertama kalinya mengangkat suara setelah bertahun-tahun diam dan menjadi

