Godaan

1022 Kata

Steve mengikuti mereka masuk ke dalam mobil. Gadis itu terdiam dengan penuh misteri. “Aku akan segera mengatakan padanya. Tapi kamu harus sabar. Aku antar kamu pulang ya?” Ucap sang Pria. Gadis itu hanya mengangguk tanpa berbicara apapun. Gadis itu memang cantik. Badannya langsing dengan kulit putih. Rambutnya hitam sepinggang. Mata, hidung dan bibirnya sempurna. Nyaris tanpa cela. Hanya saja dia memiliki hati yang buruk. Steve merasa yang harus dia panah bukanlah pria itu dengan gadisnya. Tapi pria itu dengan istrinya. “Jangan diem saja dong. Nanti cantiknya luntur loh.” Godanya pada gadis itu. “Iya.” Jawabnya sambil tersenyum. “Astaga kenapa senyumnya sangay memikat.” Ucap steve pelan. Setelah menurunkan gadis itu di sebuah rumah bercat biru. Pria itu tak turun dari mobil. Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN