Nezi dan Mea sudah kembali ke markas. Mereka tampak biasa saja sekarang. Entah apa yang mereka bicarakan, tak ada seorang pun yang tau. Termasuk Sena yang terus menanyakan apa saja yang terjadi. Tapi Mea hanya diam dan sesekali menganggap Sena terlalu ingin tahu urusan orang. Sena cemberut. Pada akhirnya ia kembali ke meja prakteknya dan melihat ke arah ponsel. Sudah masuk jam delapan. Tapi Levo belum juga datang. Padahal ia sangat ingin sekali menanyakan langkah selanjutnya untuk kasus Damian. "Levo belum kembali?" tanya Zack yang sejak tadi tertidur di ranjang ruangan dalam. Ia baru saja keluar dengan mata merah karena baru terbangun dari tidur. "Belum. Sejak kapan kau tidur di sana?" tanya Sena yang bahkan tak tahu Zack ada di dalam ruangan. "Sejak kau sibuk mengotak-atik ramuan

