Realized

1628 Kata

“Saya Azzura, teman Afiffah. Kebetulan Afiffah belum bisa datang sekarang, ada beberapa urusan yang harus dia selesaikan dulu. Kamu Sandra kan? “ Gadis itu mengangguk. Mereka bertemu di sebuah cafe sederhana, pilihan Sandra. Terlihat jelas dari pemilihan cafe bahwa Sandra sangat suka taman. Cafe ini banyak menyajikan view pemandangan alam yang arsy. “Azzura.... “ Azzura kembali memperkenalkan dirinya, lalu mengulurkan tangannya yang langsung di sambut oleh gadis bernama Sandra itu. “Senang bertemu dengan orang seperti mu, Zur,” katanya ramah. “Di saat semua orang tidak ingin peduli pada mereka, kamu justru ingin membantu mereka,” katanya seraya tersenyum. Sejak tadi Sandra terus mempertahankan senyum ramahnya. Gadis itu memiliki sorot mata yang teduh, tutur kata yang sejuk dan aura

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN