Azzura tersenyum puas setelah berhasil meletakan papan nama besar bertuliskan ‘rumah kreativitas’. Azzura menatap rumah kayu sederhana yang akan jadi tongak awal perjuangannya dalam berdamai dengan masa lalunya. Yap, setelah semua ini, Azzura mengerti bahwa ia tidak perlu menghapus masa lalu itu dari ingatannya. Itu sejarah hidupnya, bagaimana bisa ia lupakan ? Bukankah sejarah ada agar kejadian masa lalu menjadi pelajaran hingga tidak mengulangi kesalahan yang sama. Berkaca dari masa lalunya itu, Azzura bangkit untuk mendirikan rumah ini. Tujuannya jelas, ia tidak ingin ada banyak Azzura-Azzura lain yang terjebak dalam dunia PSK seperti dulu. “Azzura, ayo kita makan dulu... “seru Bahia dari dalam rumah itu. Azzura mengangguk dan langsung masuk ke dalam rumah. “Aku udah siapin semua

