[ Azzura, hari ini aku akan pulang ke rumah. Ke Jawa Barat. Apa sebelum itu kita bisa bertemu?] Azzura tersenyum. Itu pesan dari Azhaar. [Iya. Mau bertemu di mana? ] [Di warung pecel lele, tempat pertemuan pertama kita.] [Oke.] Azzura buru-buru menyimpan berkas-berkas proposolnya ke dalam tas punggungnya. “Mau pergi Azzura? “tanya Bahia. “Iya.” “Kalo begitu, pergi saja. Biar aku yang jaga rumah kreativitas. Sekalian, aku mau beres-beres dulu sebelum pulang.” “Terima kasih Bahia.” “Sepertinya kita harus buat perjanjian kata terlarang yang tidak boleh di ucapkan. ‘Terima kasih' akan menjadi kata terkadang pertama. Mulai sekarang tidak perlu berterima kasih Azzura. Kamu hanya boleh mengatakan terima kasih di kondisi-kondisi yang diperbolehkan. Oke? “ “Iya... baiklah....” Azzura

