BAB 38 Malam ini Nampak indah dengan bertaburan bintang dan bulan yang bersinar terang. Meski cuaca malam ini sedikit tertutup mendung malam hari yang tak terlihat. Seperti hati setiap orang malam ini, beberapa orang sedang berbahagia namun beberapa orang tidak merasakan itu. Mereka seperti mendung yang tak terlihat. BRAKKK Gadis cantik yang mendengar orang di cintainya sedang melamar seseorang membuat hatinya berdarah dingin. Ia memukul kuat meja hingga membuat semua barang berhamburan di lantai. Kamar yang semula rapi kini seperti kamar pecah yang tak berpenghuni. “Jes, sudahlah jangan seperti ini.” Ucap Sinta berusaha menenangkan sahabatnya yang sedari tadi membuang semua barang-barang di kamarnya. “Mau tenang gimana? Menikah dengan Alfaro adalah impianku. Dan ini semua gara-gara

