BAB 34 “Lepasin saya, Pak.” Titahnya. Ara mencoba melepaskan tubuhnya dari pelukan orang yang di benci. Ia berusaha memberontak ketika sudah keluar dari tempat pertengkaran itu terjadi, mengingat hal itu membuat hatinya sangat sakit. “Pak bisa dengar nggak sih, lepasin saya.” Ucapnya masih berusaha melepaskan diri dari pelukan laki-laki itu. “Ara, bisa diam tidak?” sahut Alfaro menatap gadis di sampingnya dengan lekat. matanya terkunci melihat secara bersamaan hingga terdiam seketika mereka saling adu pandangan satu sama lain. Ara yang menyadarinya langsung melihat arah lain. “Bapak apa-apaan sih, bisa tidak jangan peluk-peluk saya.” Kata Ara sambil menjauhkan dirinya dari Alfaro. dirinya berusaha untuk tetap tenang di hadapan Alfaro untuk menutupi salah tingkah akibat tatapan dala

