Auryn dari tadi hanya diam. Ia di antar taufan ke rumah mommy dan daddy nya. Kebetulan anaya dan ryan pulang untuk bisnis saja. Tanpa membawa dika karna salsa tidak membolehkan mereka membawa dika. Auryn duduk di sofa dengan memeluk kakinya dan menonton si kotak kuning dan si bintang laut. Omelan anaya membuat auryn cemberut dan Pusing. Ryan tidak ada di rumah. Ryan pergi untuk bertemu klien. "Makanya jangan terlalu percaya sama orang kayak gitu. Keselamatan kamu tidak terjamin juga kan?" "Apasih mom. Jadi dong ngomelnya. Sakit nih kuping, auryn. Mana dika ngga di bawa lagi" "Oma kamu marah bawa dika. Sebentar lagi mom kembali ke yunani lagi" "Balik aja terus. Auryn, dibiarkan terlantar disini" "Yee siapa yang nelantarkan kamu. Orang kamu juga punya suami" Anaya mengomeli anakny

