Janji Mantan

1968 Kata

Kepulan asap rokok mengepul di mana-mana. Hembusan angin malam menerpa dua remaja tampan yang sedang duduk di atas pembatas jembatan. Menikmati indahnya langit malam yang dihiasi banyak taburan bintang berkelap-kelip di atas sana. "Besok gue udah mulai masuk sekolah lagi," ucap Alka seraya menghisap dalam rokoknya. Kefan menoleh sekilas pada Alka. "Bagus deh, nggak ada lo nggak asik. Sekolah jadi sepi, guru BK pada nganggur," ucapnya membuat Alka terkekeh pelan. Kefan menyisir rambut ke belakang, lalu menghela napas berat. "Ini lagi si Dugong ditungguin nggak datang-datang." Alka melirik mesin pewaktu di pergelangan tangannya. Sudah pukul sembilan malam dan Malvin belum juga sampai di tempat nongkrong mereka malam ini. Selang beberapa menit, suara derum mesin motor terdengar, mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN