"aku janji gak akan macam macam sama kamu Wil, kamu bisa pegang kata kataku" Bayu kembali kekeh meminta untuk tetap bersamanya. "bagaimana bisa percaya? kamu baru saja mengatakan dengan jelas menginginkan hal lain dariku?" kataku sambil berbalik menatapnya kesal. "kita sama sama capek sayang, bisa kan kamu tetap disini. Hm?" pintanya dengan sedikit memohon. "enggak!" jawabku kekeh pada pendirian. Saat akan menarik handle pintu, tiba tiba... "jangan munafik seperti Nadia" katanya kemudian urung menarik handle pintu. "apa kamu bilang?" berbalik dan bertanya memastikan. "dia pergi setelah Dito tidak memberikan keinginannya, mungkin sekarang ia sedang make a love dengan laki laki lain?" Sh*t "apa?" tanyaku kembali. "jelas kamu belum tau sayang, Nadia menyerahkan virginity-nya kepada

