Dia Datang

1018 Kata

Dua perempuan keluar dari sebuah kelas di lantai dua dengan salah satunya membawa beberapa map di tangan. "senyum senyum aja Lo! Kesambet dimana?" senggol Nadia kepadaku. "Setelah kerja rodi hampir dua minggu, akhirnya hari yang kutunggu datang. Yaa Allah, aku udah pingen balik ke Malang. Dari awal semester ini aku belum pulang Nad" dengan senyum merekah sambil merentangkan tangan. "rencana balik kapan?" tanya Nadia. "paling lambat hari minggu, andai gak ada tanggungan di Kafe Jingga pasti hari ini Gue langsung pulang" sontak senyumku hilang. "Ciye... yang sekarang jadi Artisnya Kafe Jingga" ledek Nadia "traktiran belum nih kayaknya" "traktiran itu kalau Gue jadian sama siapa gitu" balasku dengan menyentil hidungnya. "Lo sih, membuang kesempatan dapetin dokter. Nyesel kan?" kata Nad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN