183. Ancaman Melinda

2082 Kata

“Astaga! Aku lupa jika telah janji pada bibi untuk pulang dan makan siang di rumah.” Seru kanaya sambil menepuk keningnya karena lupa pada janjinya sendiri. Maka pantas saja jika Bi Jumi panik dia tidak pulang. Segera saja Kanaya menelpon bi Jumi dan menceritakan yang sebenarnya. Barulah ia pulang ke penthousenya. Kanaya tidak ingin membuat semua orang mengkhawatirkannya. Terlebih lagi jika sampai Reynand tahu. Jika dirinya telat pulang. Untung saja Bi Jumi belum menceritakannya pada Reynand. Hanya Dito yang tadi di hubungi oleh BI Jumi untuk mencari keberadaan Kanaya. Beruntunglah dia segera saja menjawab panggilan dari Dito dan Bi Jumi. Jika tidak maka kedua orang tersebut pasti sudah melaporkannya pada Reynand. Dan Kanaya juga tidak ingin menggangu pekerjaan Reynand disana. Den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN