261. Ini demi kita, Ma!

1298 Kata

Sementara Kesya yang menatap punggung kecil itu hanya bisa menghela napasnya panjang. Tak tega sebenarnya pada Axell. Namun bingung juga jika ditanya-tanya terus seperti ini. Terlebih lagi, hatinya makin sakit. Saat mendapati anaknya sedang begitu berharap padanya. Agar Axell bisa segera mendapatkan sang papa. Dan bisa sedikitnya mengurangi rasa bersalahnya pada a dan juga Reynand. Karena telah membawa anaknya pergi jauh. Seakan-akan ia memisahkan antara anak dengan papanya. Keysa menyimpan semua barang-barang yang ada di atas meja belajarnya. Lalu beralih ke tumpukan buku-buku dongeng yang ia beli sewaktu lalu. Mencari cerita apa yang disukai sang putra. Kemudian setelah itu, ia duduk dan melihat hasil gambar yang telah selesai di warnai oleh Axell. Hatinya terasa pedih mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN