-LP68-

1004 Kata

Zara dan Xenan telah sampai di apartemennya. Gadis itu dengan cepat membuka jaket serta mengikat kembali rambut yang sebelumnya telah ia urai. Pemandangan yang tampak indah membuat Xenan mendekat dengan perlahan. Ia semakin mendekat kemudian memeluk Zara dari arah belakang. "So sexy, baby." "Gio, aku gerah, mau mandi dulu." "Mau aku mandiin?" "Apa sih, ada-ada aja." Zara mengelak dengan pipi memerah karena malu. "Emm... kamu selalu wangi Zar-" "t*i ayam, maksud kamu?" "Hahahaha itu Arkan yang bilang loh." "Iya, tapi kamu ketawa seolah mengiyakan apa yang Arkan ucapin." Kesal Zara kemudian memalingkan mukanya membuat Xenan gemas. "Engga sayang, kamu selalu wangi, dan aku suka wanginya, vanilla." Xenan menghirup aroma tubuh Zara, yang pertama pada ceruk lehernya membuat Zara se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN