Zara terus melakukan hal tersebut membuat pria di hadapannya saat ini penuh dengan darah di sekujur tubuhnya. Saat tau pistol yang mereka gunakan sudah ke habisan amunisinya. Zara pun melepaskan pegangnya pada mayat itu dan mulai bertarung kembali. Banyak dari mereka yang telah babak belur di buat Zara. Walau ia pun mendapatkan luka pada wajah dan tubuhnya, hal itu tak membuat gadis cantik bermata biru itu menyerah. Ia melihat si ketua yang mulai bangkit dari duduknya dan dengan perlahan berjalan menjauhi mereka. Dan itu tak lepas dari pantauan Zara. Secepat kilat ia berlari dan menendang punggung si ketua dengan keras hingga membuatnya tersungkur ke depan. "Arrrgghh... siala*!" "Serang dia!" Teriaknya tanpa tau jika anak buahnya kini tengah terkapar karena sengatan listrik dari cin

