-LP21-

1165 Kata

Zara memundurkan kepulangan nya selama tiga hari demi mengurus hak asuh Vino dan Pier. Zara pun masih harus beristirahat akibat luka yang di terimanya. Wajah pucat itu kini masih tertidur dengan Vino dan Pier di antara keduanya. Teo yang baru saja hendak membangunkan Zara langsung mengabadikan momen indah tersebut. Dengan senyum merekah di bibirnya, ia pun berhasil mendapatkan potret ketiganya yang terlihat sangat lucu. Ia kembali melanjutkan niatnya yaitu membangunkan Zara. "Zar, bangun... Zar." "Hmmm...." Zara membuka matanya dengan perlahan, fokusnya tiba-tiba saja terhenti kala melihat dua anak angkatnya saat ini. Tangan nya dengan lembut mengelus pipi gembul Pier membuat sangat empunya bergerak tak nyaman. Ia pun mengusap kepala Vino untuk membangunkan nya. "Kakak, bangun." "H

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN