-LP22-

1026 Kata

Arkan terus bergerak dengan gelisah dari duduknya. Ia sesekali menatap jam pada pergelangan tangannya. Masih lama! Zio yang merasa ada hal aneh pun langsung menatap Arkan dengan penuh tanya. "Lo kenapa sih? Gelisah banget." "Zara." "Zara? Kenapa sama Zara? Dia udah hubungin lo?" "Dia di sini." "Maksud lo—" sebelum pertanyaan itu selesai, bel berbunyi begitu keras membuat Arkan dengan cepat bangkit dari duduknya. Zio dan sahabat Arkan yang lainnya pun langsung mengikuti langkah Arkan. Bukan berjalan lagi, remaja tampan itu kini tengah berlari menelusuri koridor yang terpenuhi siswa-siswi lainnya. Sesekali, ia mengucapkan maaf kala tak sengaja menyenggol seseorang yang menghalangi jalannya. Dan— terlihatlah di sana, perempuan cantik yang membuat hari-harinya menjadi bosan dan kur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN