Arkan merasa sedikit kesal karena tak bisa membalas ejekan Zara. Dengan cepat ia meraih pinggang Zara untuk di dekap nya kemudian meminum-minuman milik Zara. "Arkan, itu punya aku!" "Biarin! Jangan pelit loh sama pacar sendiri kok begitu." "Kalo aku pelit, balikin lagi iPhone tadi." Ucap Zara dengan santainya. "Eiiii itu tidak bisa sayang, barang yang sudah di berikan pada Arkan tak bisa di ambil kembali. Wleee...." "Ckckckck... jangan lupa aku bisa lakuin apa aja buat dapatin kembali iPhone itu." "Yahh... jangan dong sayang, aku udah suka banget." Arkan semakin memeluk Zara kemudian menyandarkan kepalanya pada bahu Zara berharap kakaknya menarik kembali ucapannya akan iPhone. Ia yakin, iPhone yang ia Terima bukan iPhone biasa, karena pasti Zara sudah memberikan sebuah alat temuann

