33. PDKT dengan Gendhis

1175 Kata

Emran tersenyum melihat Gendhis dan Sri dari kaca spion, keduanya berjalan ke arah mobilnya Emran, ternyata siasatnya berhasil. Tangan kanan Sri mengetuk jendela pintu sebelah kanan. Tuk.. Tuk.. Tuk.. Emran membuka jendela pintu mobilnya. "Pak, maaf banget saya tidak bisa izin ikut karena mendadak suami saya datang, Riki tadi juga mau jemput istrinya, Abi mendadak ke toilet terus," Sri menjelaskan dengan agak mendrama sedikit. "Terus gimana dong?" Emran juga pura-pura drama. "Sama Gendhis saja gimana, pak?" Sri mendorong punggung Gendhis yang berdiri di sebelahnya hingga Gendhis maju selangkah. Bibirnya manyun, karena bukan ini yang dikehendakinya. Dia pengennya pergi rame-rame bukan hanya berdua dengan Emran. "Ya sudah, mau gimana lagi? Masa saya harus keluar dari mobil la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN