9. Semesta Mendukung

1231 Kata

Emran saat jam istirahat tadi, ingin membeli kecap manis untuk makan siangnya, karena Emran lebih nikmat makan kalau pakai kecap. Yang jualan kecap manisnya tepat di warung sebelah tempat jualan jus. Emran melihat Gendhis yang sedang bersalaman dengan Galih. "Dasar kecentilan, salaman sama galih saja langsung mesam mesem," Emran menggerutu sendiri. Emran mengurungkan niatnya untuk membeli kecap, lalu melangkah kembali ke dalam gedung." Dan saat Gendhis di ruangan Emran, Abi, Riki dan Sri ngebahas tentang Gendhis dan Emran. "Kok bisa yah pak Emran gitu banget sama Gendhis? Biasanya kan pak Emran orangnya baik." Tanya Riki "Iya, yah. Tapi kan Gendhis ngomongnya juga tidak sengaja, anak itu kan kalau ngomong suka ceplas ceplos. Apa itu yang bikin pak Emran marah besar?" Tanya Abi. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN