8. Jangan Centil, Jangan Genit

1167 Kata

Gendhis membawa kotak makan sendiri, setelah selesai makan dia pengen minum jus yang dijual di belakang gedung pengadilan. Hesti dan April tidak ikut karena keduanya sedang datang bulan jadi untuk bergerak pun rasanya mager, makan pun tak selera. Gendhis pergilah sendiri, yang beli jus ternyata ngantri juga. Akhirnya tinggallah Gendhis dengan seorang tentara. Gendhis diantrian terakhir, apes banget Gendhis hari ini, sudah salah ngomong ke Emran, entar harus berhadapan dengan Emran pula dan sekarang dapat antrian terakhir beli jus. "Silahkan adek duluan saja," ucap seorang tentara. Yang Gendhis tahu pasti orang ini salah satu bagian di pengadilan militer tapi Gendhis tidak tahu dia dibagian mana. "Bapak saja duluan, kan bapak datangnya lebih duluan dari pada saya," ujar Gendhis. "Ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN