35. Gendhis Difitnah

1119 Kata

Gendhis bersembunyi di bawah kolong mejanya untuk menelpon Emran, Emran dengan sengaja mengabaikan panggilan teleponnya. Jari-jarinya dengan lincah mengetik pesan pada Emran, "Apa yang bapak lakukan pada hp saya? Bapak bajak hp saya?" Emran membalasnya. "Bajak? Sawah kali ah dibajak." Dengan terakhir dibubuhi emoticon tertawa. "Andai saja mencincang orang tidak berdosa pasti orang yang ku cincang pertama kali adalah itu kutu kupret," gumamnya sendiri dengan kesal sambil keluar dari kolong meja. Emran mengirim pesan lagi, "Besok kita makan siang lagi yah." Langsung Gendhis balas dengan cepat. "TIDAAAAAAK" "Tidak berarti iya bagi saya, besok mau makan siang di mana? Atau pulangnya mau makan sama saya?" Aah iya, Gendhis baru ingat karena besok dia harus ke kampus. Sebagai aksi balas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN