Zeema 29

1248 Kata

Perasaan ku bercampur aduk, saat Disaka menemukan rekaman aksinya bersama pria itu ia tersenyum. Tak lama sebuah kartu berukuran kecil keluar dari sisi layar ini. Mengambilnya, lalu bergegas pergi dari sana. Seraya berlari kecil menahan rasa sakit, aku berusaha menjaga pria ini agar keluar dengan selamat. Suara bom terdengar di setiap lorong, seolah bangunan ini akan roboh. Disaka mempercepat langkah nya. Berjalan melewati lorong yang gelap, hingga secercah cahaya kami lihat dari kejauhan. "Sebentar lagi Disaka ku mohon." "Akhh!! Sakit Zeema...." "Aku tahu kau tak selemah ini!" "Tusukannya besar, aku rasa.... Aku kehilangan banyak darah." Ringis nya. "Aku akan tetap bersamamu, bertahan lah sebentar." Terdengar deru nafas yang tersengal, tubuh ini terasa begitu ringan sekarang. BL

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN