Zeema 30

1250 Kata

Aku dan vely saling mendudukkan kepala, meskipun masih ada rasa amarah di diriku, aku berusaha menahannya. "Kalian ini! Jangan di ulang lagi. Ini rumah sakit!" "Maaf..." Sahutku bersama vely. Melihatku yang di tegur dokter, Disaka hanya menahan senyumannya. Aku memberikan tatapan tajam ku padanya. Begitupun dengan wan, ekspresi wajahnya tak bisa berbohong jika ia ingin tertawa. "Aku minta maaf dokter, seharusnya aku tak membiarkan ini terjadi dari awal." Sahut Disaka menyudahi segalanya. Dokter kembali melanjutkan tanggung jawabnya, memeriksa keadaan Disaka. Aku beralih menatap vely. Merasa aku memerhatikan nya, gadis itu balik menatapku. "Apa?" Ketusnya. Aku langsung membuang wajah tak suka, seraya melipat tangan di dda. "Kau boleh pergi, di sini akulah kekasihnya." Sahutku. Ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN