Perjalanan bersama Liangyi berakhir karena waktu sudah habis. Setelah kunjungan dari pasar, mereka kembali ke istana. Disambut oleh dayang Fen serta beberapa dayang lain, mereka dipandunya menuju ke ruang makan. Liangyi dan Li Wei berjalan ke arah ruang makan bersama-sama. Liangyi meminta wanita itu untuk tidak mengatakan hal yang mengundang provokasi terkait hal yang dialaminya hari ini. “Kau jangan khawatir, aku adalah orang yang bisa dipercaya.” “Semoga,” sahut Liangyi. Li Wei pun tersenyum. “Jika sudah di istana maka aku akan kembali memanggilmu dengan sebutan Pangeran Liangyi.” “Ya, Putri Li Wei.” Pintu dibuka. Semua orang sudah menunggu di dalam. Ketiga pangeran lainnya beserta kaisar dan permaisuri yang ada pun ikut melihat. Mereka berjalan menuju kursi kosong yang telah dis

