23 Fira telah lama memejamkan mata, bahkan dengkur halusnya mulai terdengar, namun Elliya tak kunjung bisa memejamkan mata, ia masih belum bisa menjawab juga memastikan hatinya mengenai tawaran Genta yang mengajaknya menikah. Bukan perkara gampang bagi Elliya saat akan memutuskan menikah. Selama ini yang ia tahu Genta memang baik. Selama mereka kembali bertemu hampir tak ada perlakuan yang membuatnya tak nyaman. Kadang Elliya berpikir mengapa sangat berbeda Genta saat masa SMA dan saat ini? Apa karena perjalanan hidup yang membuatnya berubah menjadi pribadi yang hangat? Entahlah Elliya tak mampu menjawab, tapi tiba-tiba saja Elliya ingat kotak silver yang diberikan Genta padanya, ia bangkit dan melangkah mencari kotak itu dalam tasnya. Ia ambil dan duduk lagi di kasur. Membuka kotak s

